Sosial Media
Layanan Sosial Media Terbaik di Indonesia...!!

Beranda » Parenting » Hasil Audit Komnas KIPI soal Bayi 3 Bulan di Sukabumi Meninggal usai Imunisasi

Hasil Audit Komnas KIPI soal Bayi 3 Bulan di Sukabumi Meninggal usai Imunisasi

Diposting pada 10/07/2024 oleh ◦ Dilihat: 12x ◦ Kategori: Parenting
Hasil Audit Komnas KIPI soal Bayi 3 Bulan di Sukabumi Meninggal usai Imunisasi


Jakarta

Pada 11 Juni 2024, seorang bayi laki-lai berumur tiga bulan mati beberapa jam setelah mendapatkan pengimunan. Bayi berinisial MKA di Sukabumi ini diketahui menerima pengimunan empat antigen, yaitu BCG, DPT-HB-Hib, Polio, dan Rotavirus.

Belum durasi ini, Komisi Nasional Pengkajian dan Penanggulangan Fenomena Ikutan Pasca-Pengimunan (Komnas PP KIPI) buka bunyi terkait laporan tersebut, Ibunda. Mereka memaparkan hasil audit alias penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan nan dilakukan Komite Wilayah (Komda) KIPI Jawa Barat dan Pokja KIPI Kota Sukabumi berbareng Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, diketahui bahwa bayi tersebut lahir dengan dukungan perawat dan sudah mendapatkan vitamin K, serta vaksin hepatitis B.



Sementara itu, pengimunan nan diberikan tenaga kesehatan terhadap bayi MKA merupakan pengimunan dobel, yakni pemberian vaksin lebih dari satu spesies vaksin dalam sekali ziarah. Pemberian pengimunan empat spesies vaksin, yaitu BCG, DPT-HB-Hib, Polio, dan Rotavirus, dilakukan untuk melengkapi status imunisasinya dan mengejar pengimunan nan belum didapatkan.

Audit kausalitas telah dilakukan oleh Komda KIPI Jawa Barat dan Komisi Nasional (Komnas) KIPI. Menurut Pimpinan Komnas KIPI Prof Hindra Satari, hasil audit belum mampu mengklaim penyebab kehamilan bayi tersebut, Ibunda. Pihaknya merekomendasikan autopsi untuk tatalaksana selanjutnya.

“Audit KIPI telah dilakukan berbareng Komda KIPI Jawa Barat dan Komnas KIPI. Hasil audit berlandaskan pewarta nan ada ialah belum dapat dinyatakan penyebab kematian, apakah ada korelasi dengan pengimunan, rekomendasinya ialah dilakukan autopsi,” ujar Prof Hindra, dikutip dari halaman Sehat Negeriku.

Saat ini, pihaknya juga tengah berbuat uji kualitas terhadap vaksin nan diberikan ke MKA. Prof Hindra menjelaskan bahwa Badan Inspektur Obat dan Makanan RI (BPOM) sudah adopsi percontoh vaksin nan disuntikkan kepada almarhum bayi MKA. Lampau selanjutnya dilakukan penilaian kualitas vaksin.

“BPOM juga adopsi percontoh vaksin-vaksin nan diberikan kepada almarhum Bayi MKA. Percontoh ini untuk dilakukan uji kualitas. Jadi, sedang dilakukan uji kualitas,” ujar Prof Hindra.

Lantas, gimana hajat autopsi nan direkomendasikan oleh Komnas KIPI? Apakah orang tua MKA bersedia melakukannya?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

Bagi Ibunda nan ingin sharing soal parenting dan mampu dapat banyak giveaway, yuk join organisasi socialmedia Squad. Daftar klik di SINI. Cuma-cuma!

(ank/rap)

Bagikan ke

Hasil Audit Komnas KIPI soal Bayi 3 Bulan di Sukabumi Meninggal usai Imunisasi

Komentar (0)

Saat ini belum tersedia komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi

*

*

Hasil Audit Komnas KIPI soal Bayi 3 Bulan di Sukabumi Meninggal usai Imunisasi

Admin
● online
Halo, perkenalkan nama saya Admin
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja